Testimoni Mosehat Buktikan Khasiat Ekstrak Daun Kelor

Testimoni Mosehat, Ekstrak Daun Kelor

Testimoni Mosehat sering kali menjadi rujukan bagi para penderita penyakit tidak menular yang ingin segera sembuh. Banyak yang berbagi pengalaman setelah menggunakan obat Mosehat, karena testimoni Mosehat merupakan tempatnya ulasan produk obat tetes herbal Mosehat.

Testimoni Mosehat berasal dari berbagai latar belakang, intinya adalah, mereka telah berhasil membuktikan dan mempercayai Mosehat sebagai obat tetes herbal yang ampuh mengatasi segala penyakit tidak menular.

Ulasan lengkap dalam testimoni Mosehat extra moringa ini adalah tentang penyakit tidak menular seperti, Amandel, Asam Lambung, Asam Urat, Asma, Batu Empedu, Batu Ginjal, Bronkitis, Darah Tinggi, Diabetes, Getah Bening, Hernia, Kolesterol, Liver, Maag, Polip Hidung, Dari Prostat, Radang Usus, Rematik, Sinusitis, Vertigo, dan Wasir.

Sebelum mengetahui pengalaman beberapa orang dalam testimoni Mosehat, yuk, cari tahu lebih dulu apa sih obat tetes herbal Mosehat ini? Dan kira-kira, siapa ya penciptanya?

Pencipta Obat Tetes Herbal Mosehat

Awal-awal munculnya Virus Covid-19 di tahun 2019 akhir, obat herbal menjadi incaran utama masyarakat Indonesia. Pasalnya, obat herbal diklaim lebih ampuh untuk menangkal berbagai jenis penyakit. Selain itu, efek badan terasa bugar serta mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Obat herbal juga umumnya terdiri dari bahan-bahan alami yang memiliki banyak khasiat, begitu pula kandungan dalam obat tetes herbal Mosehat ini.

Lantas, siapa sih orang dibalik obat tetes herbal Mosehat ini?

Beliau adalah Ibu Siti Nurcahya, yang merupakan seorang perempuan biasa dari wilayah di Jawa Timur ini, bahkan sempat kelimpungan dikarenakan banyaknya pesanan obat tetes herbal Mosehat selama pandemi dan dipesan dari seluruh wilayah di Indonesia.

Seketika Ibu Siti Nurcahya pun mendapatkan berkah melalui racikan ciptaannya ini karena selalu diburu dipasaran. Tak hanya itu saja, Ibu Siti sendiri tak ingin mematok harga yang terlalu mahal untuk satu botol Mosehat, yaitu hanya seharga Rp195.000 saja, kamu dapat membelinya dan langsung merasakan khasiatnya.

Sementara itu, untuk penjualan obat tetes herbal Mosehat ini terpantau banyak dipesan lewat online, terutama melalui market place di sosial media Mosehat. Untuk lebih meyakinkan bahwa obat tetes Mosehat ini sangat aman dkonsumsi, obat ini telah terdaftar di BPOM secara resmi dengan nomor TRI 93627491.

Konsumsi obat tetes herbal Mosehat juga dapat dilakukan secara rutin, tepatnya selama 3-4 kali sehari, dengan 8-10 tetes, dengan ukuran botol 30 ml. Secara perlahan obat tetes herbal Mosehat ini akan bekerja dan mengatasi semua penyakit tidak menular.

Boleh langsung cek saja testimoni Mosehat yang ada di testimoni.id, karena ada banyak testimoni para pelanggan yang sembuh setelah mengonsumsi obat tetes herbal Mosehat.

Kandungan Obat Tetes Herbal Mosehat

Sebagai obat herbal, Mosehat tentunya memiliki bahan-bahan yang memiliki banyak khasiat, terutama untuk kesehatan. Apa saja bahan-bahan alami obat tetes herbal Mosehat? Berikut ketiga bahan utama Mosehat:

1. Daun Kelor (Moringa)

Moringa oleifera atau yang lebih dikenal dengan nama daun kelor ini, sudah sejak dulu dipercaya mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Daun kelor memang umumnya dapat tumbuh di daerah tropis seperti di Indonesia. Daun kelor memiliki kandungan mineral dan vitamin yang tinggi dan sangat penting bagi tubuh. Selain itu, daun kelor juga memiliki antioksidan tinggi yang mampu menangkal segala radikal bebas.

Menurut penelitian, daun kelor sebenarnya tidak memiliki terlalu banyak khasiat, namun tetap saja daun kelor sering dijadikan sebagai bahan utama atau tambahan dalam obat atau makanan. Seakan sudah menjadi sugesti ya, kalau daun kelor benar bermanfaat baik bagi tubuh.

Merujuk dari WebMD, kandungan dalam daun kelor dinyatakan tujuh kali lebih banyak dari jeruk dan antioksidannya 15 kali lebih banyak dari buah pisang. Mineral dalam daun kelor pun tak kalah penting bagi kesehatan tubuh, seperti protein, asam amino, mineral, dan zat besi, yang sangat berguna dalam pembentukan otot.

FYI, sebanyak 2 gram daun kelor, bahkan memiliki banyak sekali kandungannya, yaitu, 2 gram protein, 70 miligram kalium, 38–40 miligram kalsium, 11 miligram vitamin C, 600 IU vitamin A, 1,8–2 gram karbohidrat, 0,8 miligram zat besi, 8,5 mikrogram folat, dan 8,8 miligram magnesium. Dilengkapi pula antioksidan terutama dari senyawa polifenol, vitamin B, serat, fosfor, selenium, tembaga dan zinc.

Sekilas Tentang Daun Kelor

Merupakan bagian dari tanaman herbal, daun kelor sering kali dimanfaatkan sebagai pengobatan alami. Tanaman kelor dapat tumbuh dengan subur di daerah tropis. Bagi kesehatan tubuh, daun kelor sangatlah bermanfaat. Sayangnya, tanaman kelor belum begitu banyak dilirik untuk dibudidayakan lebih lanjut.

Dalam buku berjudul Khasiat Dahsyat Daun Kelor (2015) karya Dr. Erna Nurcahyati, dijelaskan bahwa daun kelor adalah termasuk tanaman keluarga Moringacaea. Sementara di luar negeri, daun kelor umumnya disebut drumstick plant dan gaertn.

Tanaman kelor dipercaya datang dari India, masyarakat di wilayah Sudan dan Peru biasa menggunakannya sebagai obat-obatan alami. Pohon kelor sendiri bahkan dapat tumbuh hingga 10 meter dan termasuk dalam tanaman perdu. Untuk setiap bentuknya, daun kelor berbentuk bulat telur yang tersusun majemuk.

Sementara itu, diketahui habitat asli tanaman kelor berada di wilayah dataran tinggi Himalaya. Saat pertama kali masuk ke Indonesia, tanaman kelor di bawa oleh para penjajah Belanda. Hingga saat ini pun, daun kelor sendiri sudah menyebar ke Asia dan Afrika. Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, daun kelor juga sering dimanfaatkan sebagai pemulihan tanah kering dan gersang diberbagai belahan dunia.

Berbagai Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan

Di Indonesia, daun kelor biasanya dimasak sayur atau sebagai tambahan dalam sup ayam. Sebuah menu yang sederhana, namun bernilai gizi tinggi. Melansir dari Healthline, berikut ini beberapa manfaat dari tanaman kelor, antara lain:

1. Mencegah tumbuhnya sel kanker

2. Meringankan peradangan

3. Menangkal radikal bebas

4. Menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh

5. Mengontrol tekanan darah

6. Melindungi tubuh dari toksisitas arsenik

2. Propolis (Getah Lebah)

Propolis merupakan getah lebah, yang bersumber dari aliran getah tunas pohon dengan kotoran lebah. Lebah kemudian mengumpulkannya untuk dimanfaatkan sebagai pelindung dari dinding sarang lebah, supaya terhindar dari ancaman musuh.

Propolis sudah dikenal di Indonesia sejak 2014 sebagai obat alternatif untuk penyembuhan beragam penyakit. Propolis biasanya tersaji dalm bentuk cair, sebagai obat tetes mata atau dilarutkan ke dalam air.

Jika begitu, yuk cari tahu manfaat propolis selengkapnya.

Manfaat Propolis Bagi Kesehatan

Propolis sering kali disamakan dengan madu. Namun nyatanya, propolis justru lebih berkhasiat dari madu. Berikut ini adalah manfaat propolis yang wajib kamu ketahui, antara lain:

1. Mampu Menyembuhkan Luka

Propolis memiliki senyawa yang disebut dengan pinocembrin, di mana flavonoidnya berfungsi sebagai anti jamur dan anti bakteri. Terdapat pula zat anti-inflamasi serta anti-mikroba yang digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

2. Herpes Genital

Propolis juga dapat meredakan herpes genital. Selain itu, mampu mengurangi gejala pada luak dingin dan mempercepat penyembuhan akibat akibat herpes genital. Menurut penelitian Jose M Sforcin, ketika propolis topikal dioleskan pada luka sekitar tiga hari sekali, maka itu akan mempercepat  penyembuhan daripada degnan pengobatan lainnya.

Para peneliti juga menemukan bahwa, krim propolissecara ampuh mampu mengurangi jumlah virus herpes di dalam tubuh. Tidak hanya itu, tubuh juga akan terlindungi dari gangguan virus herpes di masa datang.

3. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Belum lama ini, propolis juga diklaim dapat membantu menurunkan tingkat kemungkinan pertumbuhan sel kanker. Studi dari The immunomodulatory and anticancer properties of propolis mengatakan bahwa, ada beberapa efek anti-kanker dari zat dalam propolis, seperti mencegah sel kanker berkembang biak, mengurangi perkiraan sel kanker menjadi kanker dan mencegah jalannya sel kanker menuju ke area lainnya.

Selain hal tersebut, propolis juga dapat dijadikan sebagai pelengkap terapi kanker. Akan tetapi, porplis bukanlah satu-satunya cara dalam pengobatan kanker. Dilansir dari Antitumor Activity of Chinese Propolis in Human Breast Cancer MCF-7 and MDA-MB-231 Cells, mengonsumsi propolis juga dapat memberikan efek anti-tumor pada sel kanker payudara.

4. Mampu Mengatasi Diabetes

Propolis juga dipercaya sebagai pengontrol gula darah dalam tubuh yang mempengaruhi kadar insulis (meningkatkan resistensi insulin). Pada penelitian bertajuk Effects of bee propolis supplementation on glycemic control, lipid profile and insulin resistance indices in patients with type 2 diabetes: a randomized, double-blind clinical trial, bahwa dalam beberapa waktu terakhir, banyak survei dilakukan dan menghasilkan fakta, propolis memiliki aktivitas hopoglikemik serta efek positif pada komplikasi dari diabetes.

5. Mampu Mencegah Gigi Berlubang

Propolis ternyata juga mampu mencegah gigi berlubang, di mana sebuah studi menunjukkan, bahwa propolis mampu menghadang pertumbuhan Streptococcus mutans,yang merupakan bakteri mulut yang berkontribusi pada perkembangan gigi berlubang.

6. Mampu Menurunkan Tekanan Darah

Studi The Role of Propolis in Oxidative Stress and Lipid Metabolism: A Randomized Controlled Trial, membuktikan bahwa propolis mampu menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik. Di mana seseorang harus mengonsumsi propolis sebanyak 2 kali sehari dan mengonsumsinya dalam jangka waktu 3 bulan.

3. Habbatussauda

Habbatussauda, dikenal juga sebagai jintan hitam dan menjadi salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW serta merupakan obat dari berbagai macam penyakit. Maka dari itu, habbatussauda dipercaya menjadi salah satu bahan dalam obat tetes herbal Mosehat.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 4 manfaat habbatussauda yang harus diketahui, yakni:

1. Mengubah Kolesterol Menjadi Testosteron

Penelitian dari Prof. Eulis Datau SpPD dari Universitas Sam Ratulangi Manado, dinyatakan bahwa free testosteron, akan meningkat dalam setiap 50 miligram per kilogram Habbatusaauda. Hal ini dikuatkan lagi dengan pendapat dr Phaidon, sebelum menjadi free testosteron, bentuknya adalah kolesterol. Sehingga untuk mengurangi kondisi tersebut, habbatussauda dapat menjadi penolong pertama.

2. Menjaga gigi tetap sehat

Sama seperti propolis, habbatussauda juga sering digunakan untuk mengatasi masalah gigi, seperti pendarahan atau pembengkakan pada gusi. Namun, kamu harus tetap berkonsultasi ke dokter untuk kontrol secara rutin.

3. Mencegah perkembangan bakteri

Pada beberapa penyakit yang disebabkan dari infeksi berbahaya, hingga yang menyebabkan pneumonia, habbatussauda menjadi solusi yang memiliki sifat anti bakteri. Maka dari itu, habbatussauda selalu ada dalam bahan-bahan tertentu.

4. Menguatkan sistem imun

Sebagai salah satu bahan pelengkap dalam obat herbal, salah satu khasiat habbatusauda adalah menjaga kuatnya imunitas tubuh. Minyak habbatussauda mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh jika dikonsumsi secara rutin. Selain itu, menghirup rebusan jintan hitam ini dapat mengurangi hidung tersumbat, serta mengatasi masalah sinusitis.

Testimoni Mosehat dari Penderita Asam Urat dan Wasir

Berikut ini ada adalah testimoni Mosehat dari penderita asam urat dan wasir.

Bapak Sabar Tri Susanto asal Kalimantan Barat, yang mengalami asam urat diusianya yang ke 43 tahun dirasa sudah cukup parah, bahkan hanya bisa merangkak untuk melakukan aktivitasnya. Bapak Sabar juga sempat putus asa, karena asam urat yang dideritanya tak kunjung sembuh, malah sering kambuh.

Beruntung, Bapak Sabar menemukan obat tetes herbal Mosehat dengan ekstrak daun kelor di internet. Setelah membaca testimoni Mosehat dari penderita penyakit yang sama, dan setelah mengonsumsi obat tetes herbal Mosehat secara rutin, penyakit asam urat Bapak Sabar berangsur pulih, bahkan tidak pernah kambuh lagi.

Testimoni Mosehat Sembuh Dari Asam Urat
Testimoni Mosehat Bapak Sabar Sembuh Dari Asam Urat

Selanjutnya adalah testimoni Mosehat dari Ibu Sri, yang bercerita bahwa selama 4 tahun sang suami terkena ambeien. Setiap kali setelah pulang kerja, mengeluh sakit, terlebih sesaat setelah BAB, bahkan sampai mengeluarkan darah, serta terasa gatal disekitar dubur.

Ibu Sri lalu mencari cara agar sang suami bisa segera sembuh. Sampai akhirnya menemukan obat herbal Mosehat dengan ekstrak daun kelor, dan setelah mengonsumsinya, penyakit wasir suami bisa pulih dengan meminum secara rutin 1 botol Mosehat.

Testimoni Mosehat Sembuh Dari Wasir
Testimoni Mosehat Ibu Sri Sembuh Dari Wasir

Cara Konsumsi Obat Tetes Herbal Mosehat

Setelah mengetahui segala sesuatu tentang obat tetes herbal Mosehat, mulai dari siapa penemunya, khasiat setiap bahan-bahannya, hingga testimoni dari para penggunanya, berikut ini cara mengonsumsi obat tetes herbal Mosehat, yaitu:

- Sediakan 50 ml air dalam gelas

- Teteskan 8 - 10 obat tetes herbal Mosehat

- Aduk perlahan hingga tercampur rata, usahakan aduk dengan sendok plastik atau kayu, jangan mengaduk dengan sendok berbahan logam

- Minum obat tetes herbal Mosehat secara rutin sekiranya 3 kali sehari

Terakhir, untuk kamu yang sedang menderita penyakit tidak menular seperti yang telah disebutkan di atas tadi, kamu bisa merujuk pada pada testimoni Mosehat dan langsung memesan obat tetes herbal Mosehat ini di toko online atau market place, media sosial @mosehat.id dan melalui websitenya di testimoni.id.

Selain mengonsumsi obat tetes herbal Mosehat, jangan lupa untuk menjalani pola hidup sehat, dan berikhtiar kepada Sang Pencipta ya. Semoga testimoni Mosehat ini dapat membantu. Mosehat, solusi hidup sehat untuk masyarakat Indonesia. Salam sehat selalu untuk kita semua. Sampai jumpa

"Si Pendiam dan Pemalu."